Dokumentasi Kegiatan RBI 3

RBI merupakan salah satu program kerja PRISMA yang memberikan fasilitas kepada Maperta untuk bisa belajar cara menyusun karya ilmiah dengan baik. Tidak terasa RBI sudah dilakukan sebanyak 3 kali, pada RBI ke-3 ini mengangkat tema “Axiomatic Part: Strategi Penyusunan Tinjauan Pustaka Karya Ilmiah sebagai Langkah Peningkatan Pola Pikir Kritis dan Kreatif,” yang diadakan pada hari Minggu, 15 Mei 2022 secara daring.

Pada acara RBI 3 ini teman – teman mendapatkan materi yang menarik yaitu bagaimana menyusun tinjauan pustaka dengan baik dengan pemateri yang ahli di bidangnya, yaitu Clara Dwi Anggraini. Pemateri dalam RBI 3 ini memiliki berbagai pengalaman yang luar biasa, diantaranya menjadi medalis emas presentasi PKM Penerapan Iptek PIMNAS ke-34 tahun 2021. Pelaksanaan RBI 3 ini mengusung strategi penyusunan tinjauan pustaka yang baik, aktual, serta  informatif.

Penyampaian materi disampaikan dengan cara yang cukup unik dan berbeda, serta mudah diterima oleh teman-teman Maperta, dan antusias dari teman-teman sangat luar biasa dibuktikan dengan beberapa Maperta yang aktif ketika diskusi belangsung. Selain mendapatkan materi, Maperta juga diberi kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan pemateri sehingga bisa dijadikan evauasi bagi Maperta tersebut untuk dapat diperbaiki lebih baik. 

Ruang Belajar Ilmiah (RBI) tidak hanya terfokus pada pengkayaan wawasan dalam struktur karya tulis ilmiah, tetapi juga menjadi wadah dalam pengembangan keterampilan bagi mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. RBI 3 merupakan kegiatan lanjutan dari RBI 2 yang telah menyajikan materi terkait penyusunan BAB 1 sebagai pembuka sebuah karya tulis ilmiah yang menarik, aktual, dan terpercaya.

Sebagai kesimpulan dari materi yang disampaikan, tinjauan pustaka memiliki peranan penting sebagai statement pendukung sebuah karya tulis ilmiah. Kutipan tinjauan pustaka serta informasi yang aktual dapat menjadi poin penting dalam penilaian sebuah karya tulis ilmiah. Penyusunan tinjauan pustaka dalam karya tulis ilmiah harus mengedepankan keterbaruan informasi dengan melakukan pengutipan referensi maksimal 10 tahun terakhir serta memiliki keterkaitan dengan topik yang diangkat.

Satu kunci dalam penyusunan BAB 2 karya tulis ilmiah atau tinjauan pustaka adalah menggunakan teknik parafrase untuk mengurangi kecenderungan plagiasi serta meningkatkan orisinalitas dari informasi yang disajikan. Diharapkan dengan kegiatan RBI 3 ini dapat menjadi langkah strategis bagi mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya dalam pengkutipan sumber terpercaya serta penyajian tinjauan pustaka sebagai state of art dalam menunjang penyusunan sebuah karya tulis ilmiah.

Categories: artikel

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published.